Meramalkan potensi endapan emas dengan metoda baru

Sekolah Pasca Sarjana Institut Teknologi Bandung

Media Release

Meramalkan potensi endapan emas dengan metoda baru

Oleh: Dasapta Erwin Irawan

 

Riset ini dilakukan oleh Harman Setyadi, mahasiswa program Doktor (S3) di Program Studi Rekayasa Pertambangan Institut Teknologi Bandung dengan judul: “Pengembangan model prospeksi endapan mineral berbasis logika fuzzy dan metode weight of evidence (WofE): Studi kasus endapan emas time high sulphidation epithermal (HSE)”. Penelitian disertasi dilakukan di bawah bimbingan Prof.Dr. Sudarto Notosiswoyo, Dr. Lilik Eko Widodo, dan Dr. G.A. Putri Saptawati. Sidang dipimpin oleh Prof.Dr. Satria Bijaksana dengan Tim Penyanggah Dr. Riantini Virtriana dan Dr. Mohamad Nur Heriawan.

Artikel ini merupakan media release tanpa mengurangi makna originalitas riset saat akan dipublikasikan secara formal di media lain. Hasil lengkap riset sepenuhnya milik Sdr. Harman Setyadi dan tim promotor.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan melayangkan pesan ke harman.setyadi(@)yahoo(.)co(.)id.

Eksplorasi mineral, termasuk emas, adalah kegiatan yang sangat menantang. Kondisi bawah permukaan yang beragam membuatnya lebih sulit lagi dilakukan. Berbagai metode pemetaan telah dikembangkan untuk dapat memetakan perut bumi dengan lebih baik, termasuk memperkirakan bentuk endapan mineral dan berapa cadangan yang siap untuk ditambang. Pak Harman mengembangkan metoda fuzzy logic (FL) dan geostatistik Weight of Evidence (WoE) untuk meramalkan cadangan emas sistem high sulphidation epithermal (lihat Gambar 1) dengan piranti lunak sederhana spreadsheet.

Gambar 1 Model endapan mineral (Richard, 2011)

Menurut penulis, metode FL telah lama digunakan di bidang pemodelan, namun belum banyak dilakukan untuk bidang eksplorasi sumber daya bumi, begitu pula metode WoE. Bila keduanya dikombinasikan dalam eksplorasi emas, maka bisa didapatkan hasil pendugaan yang lebih akurat, menurut beliau.

Dengan menggunakan data latih dan data sumur dari beberapa pemboran, Harman Setyadi mengolah peta pemodelan kondisi bawah permukaan. Dengan berbagai validasi didapatkan peta akhir yang menurutnya paling sesuai dengan kondisi cadangan emas yang riil di bawah permukaan.

Hasil penting pada sisi metode dalam disertasi ini adalah:

  • data latih perlu skala berbagai sifat fisik batuan,
  • hasil pemodelan dapat digambarkan dalam peta skala rinci 1:5000, sebelumnya baru dibuat dalam peta skala regional 1:250.000 – 1:100.000,
  • modifikasi alur kerja pada komponen model mencakup teknik FL, penentuan data latih, pembobotan, analisis dan penentuan conditional probability.

(image credit: Prodi Teknik Pertambangan ITB)

Harman Setyadi adalah seorang explorationist yang bekerja di J Resources Nusantara, sebuah perusahan pertambangan. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 di Program Studi Teknik Geologi ITB dan S2 dari Program Studi MBA di universitas yang sama. Pak Harman mencoba menggabungkan pengetahuan eksplorasi bahan tambah dengan manajerial. Sebelum bekerja di J Resources, beliau telah secara konsisten mengembangkan karir di perusahaan tambang sejak tahun 1987.

Beberapa publikasi yang telah dihasilkan:

Setyadi, H (2014): GIS modelling for mineral prosperity: can the data speak themselves? Asia Geospatial Forum Conference, Jakarta, tautan.

Setyadi, H., Widodo, L.E., Notosiswoyo, S., Saptawati, P., Ismanto, A., and Iip H. (2016): GIS modelling using fuzzy logic approach in mineral prospecting based on geophysical data, AIP Conference Proceedings 1711, presented in International Symposium on Frontier of Applied Physics, October 2015, tautan.

Setyadi, H., Widodo, L.E., Notosiswoyo, S., and Saptawati, P. (2016): Mineral prospecting modeling on deposit scale based on the modify fuzzy logic and weight of evidence, ITB Journal of Engineering and Technological Science (submitted).