Menghitung Mekanisme Runtuhan Tebing di Daerah Cililin, Bandung Barat

Media Release

Menghitung Mekanisme Runtuhan Tebing di Daerah Cililin, Bandung Barat

Oleh: Bimastyaji Surya Ramadan

Riset ini dilakukan oleh Ikah N.P. Permanasari, staf pengajar Institut Teknologi Sumatera (ITERA), dan disampaikan dalam sidang promosi Doktor Program Fisika ITB pada Agustus 2017. Beliau dipromotori oleh Prof. Ir. Lilik Hendrajaya M.Sc., Ph.D dan Gunawan Handayani, MSCE, Ph.D. Disertasi beliau berjudul MEKANISME RUNTUHAN TEBING DENGAN BIDANG GELINCIR MELENGKUNG SEBAGAI AWAL LONGSORAN LERENG, STUDI KASUS DAERAH CILILIN KABUPATEN BANDUNG BARAT.

Artikel ini merupakan media release tanpa mengurangi makna originalitas riset saat akan dipublikasikan secara formal di media lain. Hasil lengkap riset ini sepenuhnya menjadi milik Ikah NP Permanasari dan tim risetnya.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan melayangkan surel ke: ikahning [@] itera [.] ac [.] id

Continue reading “Menghitung Mekanisme Runtuhan Tebing di Daerah Cililin, Bandung Barat”

Efektivitas Binahong, Pegagan dan Kombinasinya pada Penanganan Luka Kaki Diabetes

Media release

Efektivitas Binahong, Pegagan dan Kombinasinya pada Penanganan Luka Kaki Diabetes

Oleh: Bimastyaji Surya Ramadan

Riset ini dilakukan oleh Entris Sutrisno, staf pengajar Sekolah Tinggi Farmasi Bandung, dan disampaikan dalam sidang promosi Doktor Program Farmasi ITB pada November 2017. Beliau dipromotori oleh Prof. Dr. I Ketut Adhyana, Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar  dan Prof. Dr. Irda Fidrianny. Disertasi beliau berjudul EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN Anredera cordifolia (Ten.) v. Steenis, HERBA Centella asiatica (L.) Urb. DAN KOMBINASINYA PADA PENANGANAN LUKA KAKI DIABETES: STUDI NONKLINIK DAN KLINIK.

Artikel ini merupakan media release tanpa mengurangi makna originalitas riset saat akan dipublikasikan secara formal di media lain. Hasil lengkap riset ini sepenuhnya menjadi milik Entris Sutrisno dan tim risetnya.

Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui link berikut.

Continue reading “Efektivitas Binahong, Pegagan dan Kombinasinya pada Penanganan Luka Kaki Diabetes”

Strategi Mitigasi Dampak Lingkungan pada Pembangunan Rumah Sederhana

Sekolah Pascasarjana Institut Teknologi Bandung

Media Release

Strategi Mitigasi Dampak Lingkungan pada Pembangunan Rumah Sederhana

Oleh: Bimastyaji Surya Ramadan

Riset ini dilakukan oleh Yuni Sri Wahyuni, staf edukatif di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), dan disampaikan dalam sidang promosi Doktor Arsitektur ITB pada tanggal 29 Juli 2017. Beliau dipromotori oleh Prof. Dr. Sugeng Triyadi dan Dewi Larasati, Ph.D. Disertasi beliau berjudul Pengembangan Strategi Mitigasi Dampak Lingkungan Melalui Pertimbangan Nilai Embodied Energy Material pada Pembangunan Rumah Sederhana.

Artikel ini merupakan media release tanpa mengurangi makna originalitas riset saat akan dipublikasikan secara formal di media lain. Hasil lengkap riset ini sepenuhnya menjadi milik Yuni Sri Wahyuni dan tim risetnya.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan melayangkan surel ke: yuni[.]cip[@]gmail[.]com
Continue reading “Strategi Mitigasi Dampak Lingkungan pada Pembangunan Rumah Sederhana”

Rekonstruksi Operator untuk Menyelesaikan Masalah pada Persamaan Hamilton – Jacobi – Bellman

Sekolah Pascasarjana Institut Teknologi Bandung

Media Release

Rekonstruksi Operator untuk Menyelesaikan Masalah pada Persamaan Hamilton – Jacobi – Bellman

Oleh: Bimastyaji Surya Ramadan dan Ilham Dangu Rianjaya

Riset ini dilakukan oleh Muhammad Kabil Djafar, staf pengajar Jurusan Matematika Universitas Haluoleo, dan disampaikan dalam sidang promosi Doktor Matematika ITB pada tanggal 31 Mei 2017. Beliau dipromotori oleh Prof. Dr. Hendra Gunawan dan Dr. Yudi Soeharyadi. Disertasi beliau berjudul Operator m-Akretif dan Aplikasinya pada Masalah Nilai Batas Persamaan Hamilton – Jacobi – Bellman.

Artikel ini merupakan media release tanpa mengurangi makna originalitas riset saat akan dipublikasikan secara formal di media lain. Hasil lengkap riset ini sepenuhnya menjadi milik Muhammad Kabil Djafar dan tim risetnya. Continue reading “Rekonstruksi Operator untuk Menyelesaikan Masalah pada Persamaan Hamilton – Jacobi – Bellman”

Pengembangan Faktor Emisi Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sekolah Pasca Sarjana Institut Teknologi Bandung
Media release

Pengembangan Faktor Emisi Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Oleh: Bimastyaji Surya Ramadan

Riset ini dilakukan oleh Wiwiek Setyawati, Alumni program Doktor Teknik Lingkungan ITB yang saat ini berprofesi sebagai peneliti di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional. Penelitian disertasi ini dilakukan dipromotori oleh Prof. Enri Damanhuri, Prof. Puji Lestari dan Dr. Kania Dewi pada tahun 2017 dengan judul Pengembangan Faktor Emisi dari Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia untuk Menunjang Inventori Emisi Gas Rumah Kaca (Studi Kasus: Kalimantan).

Artikel ini merupakan media release tanpa mengurangi makna originalitas riset saat akan dipublikasikan secara formal di media lain. Hasil lengkap riset ini sepenuhnya menjadi milik Wiwiek Setyawati dan tim risetnya.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan melayangkan surel ke: wiwieksetyawati21 [@] gmail [.] com
Continue reading “Pengembangan Faktor Emisi Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia”

Bencana sunyi di Semarang (bagian 2)

Sebagai kelanjutan artikel Bencana sunyi di Semarang (bagian 1), berikut adalah hasil wawancara kami dengan Bu Dwi Sarah (DS), kandidat doktor dari Prodi Teknik Geologi, FITB.

Bukankah Semarang sudah sering diteliti. Kenapa kok anda masih berminat melakukan riset di Semarang?

DS:

Amblesan tanah di Kota Semarang sudah banyak sekali diteliti sebelumnya, khususnya mengenai monitoring laju amblesan (leveling, GPS, citra inSAR multi temporal) dan pengaruh faktor antropogenik yang menyebabkan amblesan tanah.

Fakta bahwa dataran rendah Semarang- Demak dulu berupa laut dan belum lama tersedimentasi (sekurangnya 500 tahun yang lalu) menarik untuk diteliti. Endapan aluvial berumur muda ini berpotensi untuk mengalami penurunan secara alami, selain itu bagaimana karakteristik dan prilakunya belum pernah diteliti sebelumnya.

Jadi menurut anda, apakah dataran rendah Semarang berpotensi tenggelam seluruhnya? Kalaupun terjadi kapan perkiraan anda?

DS:

Dengan laju amblesan yang cukup tinggi saat ini (monitoring GPS: 1-10 cm/tahun, Abidin dkk., 2012) , yang melebihi laju kenaikan muka laut, ada kemungkinan genangan di dataran Kota Semarang akan meluas. Saat ini saya masih melakukan pemodelan numerik untuk menghitung laju amblesan, sehingga hasilnya belum konklusif.

Saya sempat baca dalam abstrak seminar Anda, katanya ada lapisan yang airtanahnya lebih asin dari sekitarnya, itu kenapa ya? Dan apakah itu mempengaruhi proses penurunan tanah?

DS:

Dataran Semarang- Demak dulu merupakan laut, sehingga lapisan airtanahnya ada yang bersifat asin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan yang bersifat asin mengalami penurunan lebih cepat dari lapisan yang bersifat tawar.

Menyimak hasil wawancara singkat di atas, menarik bukan, bahwa pengembangan wilayah sangat perlu juga memperhatikan kapasitas daya dukung lingkungan. Untu kesimpulan akhirnya, kita masih harus menunggu hasil riset Bu Dwi Sarah.

Salam,

@dasaptaerwin

 

Gambar 1. Kemajuan garis pantai dataran Semarang 1847-1991 (Tobing dkk.,2000)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar .2. Penampang Barat -Timur (Sumber data laporan teknis Badan Geologi dan LIPI: Soebowo dkk.,2013; Pramudyo dan Soedarsono, 2012; Pramudyo dan Kusuma, 2011; Kusuma, 2010)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 3. Peta Geologi Kota Semarang dan sekitarnya (Thaden dkk, 1996) dan titik investigasi

Referensi:

 

  1. Thaden, R.E., Sumadirja, H., dan Richards, P.W. (1996): Peta Geologi Lembar Magelang-Semarang, Jawa. Direktorat Geologi, Bandung.
  2. Tobing, M.H.L, Syarief, E.A., dan Murdohardono, D. (2000): Penyelidikan Geologi Teknik Amblesan Daerah Semarang dan Sekitarnya, Propinsi Jawa Tengah.Direktorat Geologi Tata Lingkungan
  3. Soebowo,E., Sarah, D., Satriyo.,N.A., Wafid, M. dan Wirabuana.,T (2013): Kajian geologi teknik amblesan Kota Semarang, Laporan Teknis Pusat Penelitian Geoteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
  4. Pramudyo, T. dan Kusuma WB. (2011): Evaluasi Geologi Teknik Amblesan Tanah Daerah Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Badan Geologi, Bandung.
  5. Pramudyo,T. dan Soedarsono, U (2012): Monitoring geologi teknik penurunan tanah di daerah Semarang Provinsi Jawa Tengah, Badan Geologi, Bandung.
  6. Kusuma, W.B. (2010): Data Pemboran Teknik Daerah Semarang (BM4), Badan Geologi-BGR, Bandung.

 

 

“Sistem Tanya Jawab Medis Semakin Akurat”

Oleh: Anggita Agustin dan Dasapta Erwin Irawan

Riset ini dilakukan oleh Wiwin Suwarningsih, mahasiswa program Doktor (S3) di Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Pasca Sarjana Institut Teknologi Bandung. Penelitian disertasi dilakukan di bawah bimbingan Prof.Dr. Ir. Iping Supriana S dan Dr. Eng. Ayu Purwarianti, S.T, M.T pada tahun 2017 dengan judul Sistem Tanya Jawab Medis Berbasis Case Based Reasoning Menggunakan Semantic Role Labeling.

Artikel ini merupakan media release tanpa mengurangi makna originalitas riset saat akan dipublikasikan secara formal di media lain. Hasil lengkap riset ini sepenuhnya menjadi milik Wiwin Suwarningsih dan tim risetnya.

Sistem tanya jawab merupakan sistem yang menerima pertanyaan dan memberikan jawaban singkat dengan menggunakan bahasa alami. Sistem tanya jawab dapat membahas permasalahan yang luas, mulai dari kesehatan, olahraga, politik dan sebagainya. Dalam dunia medis, sistem tanya jawab ini sangat berguna untuk para dokter sebagai pendukung keputusan diagnosa dan penatalaksanaan medis pada pasien.

Continue reading ““Sistem Tanya Jawab Medis Semakin Akurat””

Hidrogeologi sebagai kriteria perencanaan wilayah

Media Release

Hidrogeologi sebagai kriteria perencanaan wilayah

Oleh: Dasapta Erwin Irawan

Riset ini dilakukan oleh Imam Priyono, mahasiswa program Doktor (S3) di Program Studi Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung dengan judul: “Hidrogeologi sebagai kriteria penataan ruang yang berkelanjutan”. Riset dilakukan di wilayah Cekungan Air Tanah (CAT) Bandung – Soreang, di bawah bimbingan Prof.Dr. Deny Juanda Puradimaja dan Prof.Ir. Iwan Kridasantausa, M.Sc., Ph.D.

Artikel ini merupakan media release tanpa mengurangi makna originalitas riset saat akan dipublikasikan secara formal di media lain. Hasil lengkap riset sepenuhnya milik Sdr. Imam Priyono dan tim promotor.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan melayangkan pesan ke imam_hidro at yahoo dot com .

Continue reading “Hidrogeologi sebagai kriteria perencanaan wilayah”

Perlukah Memanen Air Hujan di Indonesia?

Media Release

Perlukah Memanen Air Hujan di Indonesia?

Oleh: Bimastyaji Surya Ramadan

Riset ini dilakukan oleh Imroatul Chalimah Juliana, mahasiswa program Doktor (S3) di Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung dengan judul: “Model Pengelolaan Air Hujan Pada Skala Rumah Tangga dengan Konsep Rainwater Harvesting”. Disertasi beliau dilakukan di bawah bimbingan Prof. Syahril Badri Kusuma, Dr. M. Cahyono, dan Prof. Widjaja Martokusumo. Tim penyanggah dan reviewer dalam sidang adalah Arno Adi Kuntoro, PhD;  Hadi Kardhana, PhD dan M.Farid PhD serta Dr. Yadi Suryadi.  Abstrak disertasi beliau dapat dilihat di sini.

Artikel ini merupakan media release tanpa mengurangi makna originalitas riset saat akan dipublikasikan secara formal di media lain. Hasil lengkap riset sepenuhnya milik Sdri. Imroatul Chalimah Juliana dan tim promotor.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan melayangkan pesan ke icjuliana76@gmail.com


Peningkatan kebutuhan air bersih yang berujung pada krisis di kota-kota besar di Indonesia merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Pendekatan dan solusi alternatif yang dapat ditawarkan pun bermacam-macam. Salah satunya adalah memanfaatkan tingginya intensitas air hujan di Indonesia. Air hujan di panen melalui suatu sistem sederhana yang biasa disebut Rainwater Harvesting (RWH).

Imroatul dalam disertasinya menjelaskan bahwa RWH dapat menjadi alternatif sumber air bersih dan mengurangi ketergantungan terhadap air tanah maupun air PDAM. Meskipun begitu, penerapan RWH di Indonesia masih sangat kecil karena RWH dirasa tidak memberikan manfaat yang signifikan. Keberhasilan penerapan RWH skala rumah tangga bergantung pada kondisi fisik bangunan dan kemampuan finansial penghuninya untuk membangun sistem RWH. Dengan luas atap minimal 70 m2 dan lahan yang cukup luas untuk penampung air, penerapan sistem RWH akan berjalan efektif.

sumber gambar : klik disini

Imroatul menggunakan behavioral analysis dan konsep water balance untuk mensimulasikan beberapa skenario penggunaan RWH berdasarkan variasi kebutuhan air, kapasitas tangki, dan luas daerah tangkapan air. Algoritma yang digunakan adalah yield before spillagem dan kinerja sistem dinilai berdasarkan kinerja hidrologi dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menerapkan sistem RWH pada skala perumahan, curah hujan efektifnya adalah diatas 2000 mm/tahun, dengan kapasitas tangki 5 m3 dan luas atap / daerah tangkapan air minimal 70 m2.  Kelemahan sistem RWH adalah ketidakpastian air hujan (kuantitas) dan kualitas air hujan yang hanya memenuhi standar kualitas air bersih. Dukungan dan tantangan dari pemangku kebijakan dan masyarakat akan mempermudah penerapan sistem RWH pada skala rumah tangga.


Imroatul dilahirkan di Solo, 11 Juli 1976, merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Beliau mendapatkan gelar sarjana teknik di jurusan Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang (1999) dan memperoleh gelar Magister Teknik pada program studi Magister Teknik Sipil ITB (2003). Beliau bekerja sebagai staff dosen di Jurusan Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang. Pada tahun 2006, penulis bergabung menjadi anggota Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia. Berikut publikasi yang telah beliau hasilkan selama menjalankan program S3 di ITB :

Imroatul C.J., Syahril B.K., Cahyono M., Widjaja M. 2017. Performance of rainwater harvesting system based on roof catchment area and storage tank capacity. Matec Web of Conference, 101, 05014.

Imroatul C.J., Syahril B.K., Cahyono M., Widjaja M. 2014. Analisa Potensi Curah Hujan untuk Penerapan Sistem Rainwater Harvesting di Kota Palembang. Seminar Nasional Teknik Sipil X 2014. ISBN: 978-979-99327-9-2.

Link publikasi yang lain: klik disini